Peringati HUT ke-26, DWP DKUPP Kabupaten Probolinggo Gelar Pertemuan Rutin, Lomba dan Bazar Kuliner


Probolinggo, Lensaupdate.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), DWP Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan berbagai lomba dan bazar kuliner, Jum’at (12/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini tidak hanya diikuti oleh anggota DWP DKUPP, tetapi juga melibatkan DWP Dinas Sosial (Dinsos) serta DWP Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo. Kehadiran tiga organisasi perempuan tersebut membuat suasana pertemuan semakin semarak dan penuh kekeluargaan.

Suasana kian meriah saat para anggota DWP saling beradu kemampuan dalam berbagai lomba internal. Keceriaan dan tawa menjadi tanda bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah mempererat hubungan antar anggotanya.

Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan bazar kuliner yang menampilkan hasil karya anggota DWP yang memiliki hobi memasak. Beragam olahan makanan dijual untuk menambah semangat kegiatan sekaligus membuka peluang menambah penghasilan bagi anggota.

Pertemuan rutin kali ini juga menjadi momen istimewa karena diisi dengan perkenalan Ketua DWP DKUPP yang baru serta memperingati HUT ke-26 DWP. Agenda ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, membangun sinergi dan menjaga kebersamaan antar anggotanya.

Ketua DWP DKUPP Kabupaten Probolinggo Bekti Sugeng Wiyanto mengatakan kegiatan ini bukan hanya selebrasi, melainkan bagian dari upaya nyata memperkuat peran perempuan dalam organisasi dan masyarakat.

“Pertemuan rutin ini kami isi dengan perkenalan Ketua DWP yang baru sekaligus memperingati HUT DWP. Tujuannya untuk meningkatkan rasa kebersamaan, silaturahim, koordinasi dan sinergitas antar anggota,” katanya.

Menurut Bekti, keterlibatan DWP Bakesbangpol dan Dinsos ini sebagai bentuk penguatan sinergi antar instansi. Kolaborasi seperti ini penting untuk menciptakan hubungan yang solid.

“Kami mengundang DWP Bakesbangpol dan DWP Dinsos agar semua kegiatan bisa dijalankan secara sinergis. Karena berada dalam satu area, penting untuk menumbuhkan persahabatan dan menyambung tali silaturahim antar anggota,” jelasnya.

Bekti menekankan kegiatan DWP memiliki peran strategis sebagai organisasi pendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan. DWP tidak hanya menjadi wadah silaturahim, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat nyata.

“Kegiatan DWP adalah kewajiban yang kita kerjakan untuk menunjang program-program Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Ke depan, harapannya DWP DKUPP semakin jaya, berkembang dan maju dalam menciptakan karya yang dapat menunjang kinerja daerah,” tuturnya.

Lebih lanjut Bekti menegaskan pertemuan DWP harus memberikan nilai tambah bagi anggotanya, tidak hanya dalam bentuk pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk mandiri secara ekonomi.

“Pertemuan Dharma Wanita Persatuan bukan sekadar duduk atau mendengarkan laporan. Harus ada manfaatnya, seperti berkarya, mandiri dan membantu ekonomi keluarga. Jadi perempuan-perempuan yang mandiri,” tegasnya.

Bekti menggarisbawahi bahwa pemberdayaan perempuan merupakan tema besar DWP yang perlu terus diperkuat. “Memang temanya pemberdayaan perempuan, agar perempuan bisa mandiri. Karena kegiatan DWP ini sangat penting sebagai penopang pembangunan di Indonesia secara umum,” pungkasnya. (mel/fas)