Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menorehkan capaian positif dalam sektor infrastruktur sepanjang tahun 2025. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), seluruh program pemeliharaan rutin jalan kabupaten berhasil diselesaikan tepat waktu. Sebanyak 42 ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan kini kembali pulih dan nyaman diakses masyarakat.
Penyelesaian pemeliharaan ini menjadi bagian dari agenda besar Pemkab Probolinggo dalam memperkuat konektivitas wilayah serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan aktivitas transportasi warga. Pekerjaan dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Sumber Daya Air dengan pengawasan ketat guna memastikan kualitas pengerjaan sesuai standar.
Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra melalui Sekretaris DPUPR Asrul Bustami mengungkapkan keberhasilan pemeliharaan rutin ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kondisi jaringan jalan agar tetap prima. “Alhamdulillah, seluruh 42 ruas jalan yang masuk daftar pemeliharaan rutin tahun ini sudah kami tuntaskan. Pekerjaan berjalan sesuai target dan tepat sasaran,” ujarnya.
Untuk program pemeliharaan rutin tahun 2025, Pemkab Probolinggo mengalokasikan anggaran sekitar Rp 4 miliar yang difokuskan pada perbaikan kerusakan ringan. Sasaran utama pemeliharaan meliputi penambalan pada lubang jalan dengan kedalaman 3–5 sentimeter serta penataan permukaan aspal di titik rawan.
Asrul menjelaskan penanganan dini sangat penting untuk menghindari kerusakan yang semakin parah dan berimplikasi pada perbaikan dengan anggaran besar. “Kami bergerak cepat agar kualitas jalan tetap terjaga. Peralatan seperti truk alpomain dan baby roller kami optimalkan supaya hasilnya maksimal,” jelasnya.
Dengan tuntasnya seluruh pekerjaan tersebut, jalan yang sebelumnya berstatus rusak ringan kini kembali masuk kategori baik dan layak digunakan, sejalan dengan agenda besar Pemkab Probolinggo menuju pemerataan jaringan “Jalan Mantap” di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.
Sebagai upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat serta mempercepat respons layanan publik, DPUPR mengoperasikan kanal aduan berbasis website SAE Jal. Platform ini memungkinkan masyarakat melaporkan kondisi jalan secara langsung, yang kemudian dimonitor dan ditindaklanjuti oleh petugas teknis.
Hingga saat ini, terdapat 24 laporan yang masuk melalui SAE Jal dan seluruhnya telah ditangani. “Kami ingin masyarakat terlibat aktif. Setiap laporan yang masuk melalui SAE Jal langsung kami proses. Tindak cepat sudah menjadi komitmen kami,” tegasnya.
Lebih jauh ia menegaskan pemeliharaan jalan bukan semata urusan teknis, tetapi berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Harapan kami sederhana, masyarakat bisa bepergian dengan aman dan nyaman. Infrastruktur yang baik adalah pondasi pelayanan publik yang optimal,” pungkasnya. (nab/zid)
