BPBD Kabupaten Probolinggo Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Longsor di Desa Sapih


Lumbang, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana longsor di Dusun Puncak Sari Desa Sapih Kecamatan Lumbang, Jum'at (12/12/2025) sebagai bentuk kepedulian dan respons tanggap darurat pasca bencana akibat hujan deras.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Lumbang dengan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Probolinggo, Camat Lumbang Budi Utomo, Agen Penanggulangan Bencana (PB) Jawa Timur serta Kepala Desa Sapih.

Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi glangsing sebanyak 200 lembar, terpal 6 buah, perlengkapan makan 3 paket, perlengkapan kebersihan 3 paket, hygiene kit 3 paket serta selimut 3 buah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Penyerahan bantuan ini merupakan respon cepat BPBD sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Probolinggo terhadap warga yang tertimpa musibah. Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Oemar menjelaskan, bencana longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur wilayah Dusun Puncak Sari sejak Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan tebing longsor dan menimpa bangunan dapur rumah warga.

“Longsor mengakibatkan dapur rumah milik Bapak Rejeki tertimbun material tanah. Selain itu, Sariyo mengalami luka di bagian punggung dan kaki, namun sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Lumbang dan saat ini telah kembali ke rumah,” jelasnya.

Selain itu, longsor juga menyebabkan tembok kamar rumah milik Misti di RT 14 RW 05 mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor.

Oemar menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan pemantauan kondisi wilayah serta mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

“Kami menghimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor agar tetap waspada dan segera melapor apabila terjadi tanda-tanda bencana. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya. (mel/fas)