Paiton, Lensaupdate.com - Setelah sempat viral di platform TikTok karena aksinya menjual gorengan di area SPBU Paiton atas permintaan ibunya, Muhammad Firmansyah bocah berusia 12 tahun asal Dusun Mega Desa Sukodadi Kecamatan Paiton akhirnya mendapatkan perhatian publik dan pemerintah. Ia menerima bantuan gerobak dan paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Senin (8/12/2025).
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Camat Paiton Abdul Bari kepada ibu Firmansyah, Dewi Anggraeni dengan disaksikan oleh pengurus MWCNU Paiton, Muslimat NU paiton, Fatayat NU Paiton, TKSK Kecamatan Paiton, Pemerintah Desa Sukodadi serta Pendamping Desa Sukodadi. Bantuan ini menjadi respons cepat setelah video Firmansyah berjualan sendirian viral dan menimbulkan keprihatinan masyarakat.
Camat Paiton Abdul Bari mengatakan pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk memastikan Firmansyah tidak lagi harus berjualan, mengingat ia masih berstatus pelajar di MI Miftahul Ulum Sukodadi.
“Bantuan gerobak dan sembako ini diberikan untuk memastikan anak yang bernama Muhammad Firman tidak lagi disuruh berjualan oleh ibunya. Firman masih duduk di bangku sekolah dan perlu fokus belajar,” ujarnya.
Ia menambahkan permintaan ibu Firmansyah mengenai kebutuhan gerobak segera ditindaklanjuti. “Sesuai permintaan ibunya yang membutuhkan gerobak untuk berjualan, kami sampaikan permohonan kepada Baznas Kabupaten Probolinggo. Alhamdulillah langsung direspons. Selain gerobak dari Baznas, Pemerintah Kecamatan Paiton juga memberikan sedikit uang dan tambahan sembako dari MWCNU Paiton, PAC Muslimat NU, dan Fatayat NU Paiton,” jelasnya.
Menurut Abdul Bari, bantuan ini diharapkan dapat menjadi sarana usaha yang lebih layak dan mandiri bagi keluarga Firmansyah. “Harapannya, Ibu Dewi memiliki fasilitas usaha permanen sehingga tidak perlu lagi melibatkan anaknya yang masih sekolah. Bantuan ini diharapkan meringankan beban keluarga dan membuat Nanda Firman lebih aman serta nyaman. Semoga semangatnya menjadi inspirasi bagi kita semua,” terangnya.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil menegaskan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik. “Bantuan gerobak ini merupakan bagian dari komitmen Baznas untuk membantu mustahik agar memiliki usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara Muhammad Firmansyah bersama keluarganya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari pemerintah, Baznas dan para organisasi masyarakat.
Dengan gerobak baru tersebut, mereka berharap usaha gorengan dapat berjalan lebih baik dan lebih tertata sehingga mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarga dengan lebih stabil. (ren/zid)
.jpeg)