Semarak HKN ke-61, Gus Haris Ajak Tenaga Kesehatan All Out Wujudkan Kabupaten Probolinggo Sehat dan Berdaya


Pajarakan, Lensaupdate.com - Ribuan santri Pondok Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong bersama tenaga kesehatan se-Kabupaten Probolinggo memadati Lapangan P5 Genggong, Minggu (9/11/2025) dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo ini berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Lebih dari 3.000 peserta terlibat, terdiri dari tenaga kesehatan, guru dan santri dari berbagai lembaga pendidikan.

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Hariawan Dwi Tamtomo serta sejumlah ketua organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Probolinggo.

Beragam kegiatan edukatif dan promotif diselenggarakan, mulai dari sikat gigi massal oleh 600 anak TK dan SD, senam bersama Perwatusi, pemberian minuman tradisional sehat hingga pengobatan gratis dan skrining kesehatan bagi guru serta pengasuh pondok. Tak ketinggalan, dilakukan pula penyuluhan kesehatan remaja untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan sehat.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh tenaga kesehatan dalam melaksanakan program prioritas daerah.

“Fokus kami pada pencegahan stunting, penanganan TBC dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui deteksi dini. Hari ini kami juga melaksanakan skrining TBC dengan mobil X-Ray serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pondok,” ujarnya.

Sementara Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris mengapresiasi semangat seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Probolinggo yang sehat.

“Peringatan Hari Kesehatan Nasional ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk bekerja all out dalam menyehatkan masyarakat. Semua pelaku kesehatan harus hadir sepenuh hati untuk Kabupaten Probolinggo yang lebih baik,” katanya.

Gus Haris juga menyoroti inovasi Dinkes yang menghadirkan Unit Kesehatan Wisata dengan tujuh ambulans berlogo wisata sebagai bentuk dukungan terhadap konsep 3B (Bromo, Bentar dan dan Bermi) yang dicanangkan Pemkab Probolinggo.

“Kesehatan dan wisata bisa bersinergi. Langkah ini sejalan dengan semangat The Seven Lakes Festival 2025 agar sektor kesehatan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bupati berlatar belakang medis, Gus Haris menekankan pentingnya memperkuat layanan primer melalui konsep Puskesmas SAE. “Puskesmas harus menjadi pusat pelayanan yang nyaman, informatif dan memberdayakan masyarakat. Dari situlah kita bangun Kabupaten Probolinggo yang benar-benar sehat dan produktif,” tegasnya. (nab/zid)