Diperta Kabupaten Probolinggo Gelar Gerakan Gizi Siswa Lewat Minum Susu Sapi Hangat dan Makan Telur Ayam Gratis


Dringu, Lensaupdate.com - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo kembali melaksanakan program peningkatan gizi bagi anak sekolah melalui gerakan minum susu sapi hangat dan makan telur ayam masak gratis. 

Kegiatan ini digelar di dua lokasi di SDN Pabean 1 Kecamatan Dringu dan SLB Negeri Gending pada Jum’at (14/11/2025) dengan sasaran utama siswa sekolah dasar dan anak-anak berkebutuhan khusus.

Dalam kegiatan tersebut, Diperta Kabupaten Probolinggo membawa 750 butir telur dan 30 liter susu sapi hangat yang dibagikan langsung kepada para siswa. Kehadiran rombongan Diperta disambut oleh Kepala SLBN 1 Gending Ami Rusmini dan Plt Kepala SDN Pabean 1 Mahfudz. Bantuan telur yang dibagikan dalam program ini berasal dari PT. Charoen Pokphand Jaya Farm Unit 12 Tongas dan sejumlah donatur yang mendukung program sosial tersebut.

Program minum susu hangat dan makan telur ayam gratis ini merupakan bagian dari gerakan peningkatan kualitas gizi yang rutin digelar Diperta Kabupaten Probolinggo setiap bulan. Sasaran utamanya adalah masyarakat di pasar tradisional dan pelajar yang berada di sekitar wilayah operasional Diperta Kabupaten Probolinggo, termasuk siswa sekolah luar biasa yang memerlukan perhatian khusus terkait pemenuhan gizi harian.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini. “Konsumsi protein hewani seperti susu dan telur berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak,” katanya.

Menurut Niko, program ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak, khususnya yang berkebutuhan khusus maupun siswa sekolah dasar di wilayah sekitar kantor Diperta Kabupaten Probolinggo. “Kami ingin memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang memadai melalui konsumsi susu sapi hangat dan telur ayam yang kaya protein,” lanjutnya.

Selain menyasar kebutuhan gizi jelas Niko, program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya makanan sehat. Edukasi nutrisi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan tersebut. 

“Kami berharap anak-anak tidak hanya menerima susu dan telur secara gratis, tetapi juga memahami manfaatnya bagi kesehatan. Protein hewani sangat mendukung perkembangan otak dan daya tahan tubuh, sehingga sangat penting bagi anak-anak usia sekolah,” jelasnya.

Niko menambahkan pelaksanaan program akan terus dilakukan secara konsisten setiap bulan. Fokusnya tidak hanya pada pemerataan gizi, tetapi juga peningkatan hubungan kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan dan dunia usaha. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena mampu memperluas jangkauan program serta memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. 

“Gerakan ini dapat terlaksana berkat dukungan para mitra seperti PT. Charoen Pokphand dan para donatur lainnya. Kolaborasi ini kami harapkan terus berlanjut agar semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (mel/fas)