Kraksaan, Lensaupdate.com - Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan. Inilah pesan utama yang ditekankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo dalam sosialisasi pembiasaan sikap positif bagi peserta didik yang digelar di aula SDN Semampir 1 Kecamatan Kraksaan, Rabu–Kamis (1–2/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung dua hari ini diikuti 72 guru dari 24 kecamatan. Dua narasumber, Yuni Sri Andayani dan Dr. Uminayati, tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendampingi guru dalam menyusun media dan perangkat ajar berbasis budaya karakter.
Kabid Pembinaan SD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Sriagus Indariyati menegaskan guru adalah panutan utama di sekolah.
“Etika, perilaku dan sikap guru akan menjadi contoh nyata bagi peserta didik. Karena itu, penting bagi pendidik untuk selalu menjadi teladan dalam menumbuhkan budaya positif,” katanya.
Ia berharap hasil sosialisasi ini mendorong guru membuat kegiatan yang mampu mencerminkan pembiasaan baik di lingkungan sekolah.
Sementara Analis Kebijakan Muda Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Widyawati menyebut penguatan karakter tak bisa hanya berupa teori.
“Budaya positif di sekolah harus dimulai dari guru sebagai role model. Dengan adanya panduan pendidikan karakter, guru bisa berinovasi menciptakan kegiatan yang membiasakan sikap baik,” ungkapnya.
Menurut Like, pengetahuan yang diperoleh peserta tidak boleh berhenti di ruang sosialisasi saja. Guru peserta diharapkan bisa menyebarkan materi ke sekolah masing-masing, sehingga pembiasaan karakter positif bisa merata di seluruh Kabupaten Probolinggo.
“Kalau komitmen ini dijalankan, kita bisa benar-benar membentuk generasi yang beretika, berakhlak dan berkarakter baik,” tegasnya.
Like juga menekankan pentingnya kolaborasi antar guru untuk mengeksplorasi metode pembelajaran yang menumbuhkan budaya karakter.
“Komitmen belajar harus terus dikembangkan agar para pendidik mampu menghasilkan karya terbaik dalam mendidik generasi muda Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (nab/zid)
