Lumbang, Lensaupdate.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo kembali bergerak cepat dalam menangani dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kali ini, BPBD menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak angin kencang di Dusun Genting RT 10 RW 05 Desa Negororejo Kecamatan Lumbang, Kamis (23/10/2025).
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terhadap bencana yang terjadi pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 13.45 WIB, ketika pohon petai tumbang akibat hujan deras dan menimpa rumah milik warga bernama Ridwan Wahyudi. Akibatnya, bagian atap dan teras rumah mengalami kerusakan cukup parah.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo menurunkan satu unit mobil pickup untuk membawa berbagai kebutuhan logistik dasar bagi keluarga terdampak.
Paket bantuan yang diserahkan meliputi 1 lembar terpal, 1 lembar matras, 1 buah selimut, 1 paket kebersihan, 1 paket perlengkapan makanan, 1 box hygiene kit, 1 dus peralatan masak, 1 dus makanan tambahan gizi dan 1 dus lauk pauk.
Penyerahan bantuan melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Probolinggo, Tagana Dinas Sosial, Pemerintah Kecamatan Lumbang, Pemerintah Desa Negororejo, Puskesmas Lumbang serta Babinsa setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
“Kami bergerak cepat begitu menerima laporan adanya pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Negororejo. Tim Reaksi Cepat langsung ke lokasi bersama Forkopimka untuk mengevakuasi dan menutup atap rumah menggunakan terpal agar kondisi rumah tidak semakin rusak,” ujarnya.
Ia menjelaskan langkah cepat dan kolaboratif antar instansi ini menjadi bagian dari arahan Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris yang menekankan pentingnya fast respon dalam menghadapi setiap kejadian kebencanaan di wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Bupati menegaskan agar setiap bencana, sekecil apapun, harus segera direspons dengan cepat dan tepat. Prinsipnya, jangan sampai masyarakat terdampak menunggu lama untuk mendapatkan bantuan, terutama kebutuhan dasar seperti pangan, perlengkapan tidur dan perlindungan tempat tinggal,” tegasnya.
Selain memberikan bantuan logistik, tim dari BPBD dan Tagana juga membantu melakukan asesmen cepat terhadap kondisi rumah korban untuk menentukan kebutuhan lanjutan, termasuk rencana perbaikan yang akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tapi juga memastikan kondisi warga terdampak aman, sehat dan bisa beraktivitas kembali. Pendampingan psikososial serta dukungan kesehatan dari Puskesmas juga kami libatkan agar penanganan benar-benar menyeluruh,” tambahnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga terdampak dapat segera pulih dan merasa terbantu dalam proses pemulihan pasca bencana. “Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.(mel/fas)
