Kraksaan, Lensaupdate.com - Rumah Sakit Graha Sehat Kraksaan bersinergi dengan Siloam Hospitals melalui Program Selangkah (Semangat Lawan Kanker) dan Bank Jatim menggelar skrining kanker payudara gratis di aula Alino Cafe & Eatery Kraksaan, Rabu hingga Jum’at (10-12/9/2025).
Skrining kanker payudara gratis ini digelar dalam rangka peningkatan kesadaran deteksi dini kanker payudara dan memperingati kepedulian kesehatan perempuan di Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini ditargetkan diikuti oleh 1000 orang perempuan warga Kabupaten Probolinggo. Terdiri dari unsur masyarakat umum (usia 17 tahun ke atas), Ibu Rumah Tangga (IRT), kader kesehatan dan PKK, pegawai/ASN daerah, karyawan perusahaan dan komunitas perempuan dan organisasi masyarakat.
Pelayanan yang diberikan diantaranya USG payudara gratis oleh tim medis terlatih, konsultasi kesehatan terkait pencegahan dan deteksi dini kanker, edukasi publik melalui talk show kesehatan serta pendampingan medis bagi peserta yang membutuhkan tindak lanjut lebih lanjut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Probolinggo Saniwar, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, Direktur RS Graha Sehat Kraksaan dr. Susanti Sugianto, Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi, Siloam Hospital Kathleen Fidelia, Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Jatim Rachman Subiyantoro, Pemimpin Bank Jatim Cabang Kraksaan Siska Dian Permatasari dan Camat Kraksaan Puja Kurniawan.
Direktur RS Graha Sehat Kraksaan dr. Susanti Sugianto menyampaikan kegiatan skrining ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian kanker payudara di Indonesia, khususnya yang ditemukan pada stadium lanjut akibat rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini.
“Perempuan di daerah seperti Kabupaten Probolinggo masih mengalami keterbatasan akses untuk pemeriksaan dini. Karena itu, kami hadir melalui program ini untuk membuka akses layanan USG payudara gratis sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya deteksi kanker sejak dini,” ujarnya.
Susanti menegaskan RS Graha Sehat ingin memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka keterlambatan diagnosis kanker payudara di masyarakat melalui skrining gratis yang menjangkau seribu perempuan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong kesadaran perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan payudara. Kami ingin menciptakan budaya sadar kesehatan di masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan kanker,” lanjutnya.
Oleh karena itu Susanti mengajak seluruh perempuan untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan tidak menunda deteksi dini, karena semakin cepat kanker diketahui, semakin besar peluang kesembuhannya.
“Deteksi dini adalah kunci penyelamatan. Jaga pola hidup sehat, periksa kesehatan secara berkala dan manfaatkan layanan yang tersedia. Jangan menunggu sakit untuk peduli,” jelasnya.
Susanti menyampaikan rasa bangga karena RS Graha Sehat dipercaya menjadi penyelenggara utama kegiatan skrining kanker payudara gratis. Skrining gratis untuk 1.000 perempuan ini adalah bentuk komitmen dari RS Graha Sehat terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Dengan dukungan Bank Jatim dan kolaborasi bersama Siloam Hospitals serta mitra lainnya, kami berharap langkah ini memberi dampak nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Perwakilan Siloam Hospitals Kathleen Fidelia menyampaikan keterlibatan Siloam Hospitals dalam program skrining kanker payudara gratis merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung kesehatan perempuan di daerah, khususnya di Kabupaten Probolinggo.
“Kami percaya bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Melalui program Selangkah, kami ingin membantu perempuan di Kabupaten Probolinggo agar lebih terlindungi dari risiko kanker payudara. Edukasi dan akses pemeriksaan dini harus terus diperluas agar semakin banyak perempuan yang sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo mengapresiasi pelaksanaan skrining kanker payudara gratis yang digagas RS Graha Sehat Kraksaan. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan, khususnya deteksi dini kanker,” katanya.
Menurut Hariawan, kanker payudara termasuk penyakit dengan angka kasus tertinggi. Kegiatan skrining ini menjadi langkah strategis agar masyarakat terbiasa melakukan pemeriksaan secara berkala. “Harapan kami, program seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang,” harapnya.
Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan kanker payudara di masyarakat. Sinergi antara fasilitas layanan kesehatan, pemerintah, sponsor dan organisasi profesi sangat diperlukan agar pesan deteksi dini tersampaikan secara luas dan efektif.
“Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian tertinggi di Indonesia. Untuk itu, kolaborasi antara rumah sakit, pemerintah, sponsor dan IDI sangat penting agar edukasi tentang deteksi dini benar-benar sampai ke masyarakat,” urainya.
Sedangkan Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Jatim Rachman Subiyantoro menegaskan dukungan pihaknya dalam kegiatan skrining kanker payudara gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kesehatan masyarakat.
“Partisipasi kami adalah bagian dari kepedulian sosial Bank Jatim. Skrining ini sangat penting karena membantu masyarakat, khususnya perempuan, mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” terangnya.
Rachman berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong kebiasaan positif di masyarakat. “Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan berkala sebagai langkah pencegahan. Semoga program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak orang,” pungkasnya. (nab/zid)
