DKUPP Kabupaten Probolinggo Berikan Pembinaan Administrasi dan Penguatan Kelembagaan KDMP Tengger


Sukapura, Lensaupdate.com - Sebagai tindak lanjut launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada bulan Juli 2025 lalu, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan administrasi dan penguatan kelembagaan KDMP Tengger di Kecamatan Sukapura, Kamis (4/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan sebagai persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang merupakan kewajiban dari KDMP. Sasaran dari kegiatan ini adalah Sekretaris dan Bendahara KDMP di wilayah Kecamatan Sukapura.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta mendapatkan pembinaan administrasi, layanan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi KDMP dan layanan Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, dilaksanakan juga Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 tahun 2025 Tentang Tata Cara Pinjaman Dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dimana ada dukungan dari Dana Desa untuk KDMP.

KDMP Tengger Kecamatan Sukapura ini merupakan wadah bersama dari seluruh KDMP yang ada di wilayah Kecamatan Sukapura. Dimana di setiap desa di Kecamatan Sukapura sudah terbentuk KDMP.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Sukapura atau KDMP Tengger saat ini menjadi prioritas. Langkah ini penting sebagai tindak lanjut dari pembentukan kelembagaan koperasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut pembentukan KDMP kemarin. Kita harus segera turun untuk melakukan pemadatan pembinaan administrasi dan persiapan untuk melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai salah satu syarat berdirinya koperasi,” katanya.

Menurut Taufik, melalui RAT ini koperasi dapat menyusun program kerja sekaligus menentukan kebijakan organisasi untuk tahun 2025. “Dengan begitu, arah gerak koperasi akan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Taufik mengungkapkan optimisme besarnya terhadap keberadaan KDMP Tengger di Kecamatan Sukapura. Pasalnya, wilayah ini memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, khususnya sayur-mayur, selain sektor pariwisata yang sudah berkembang.

“Saya memang punya harapan besar untuk KDMP di Kecamatan Sukapura ini karena terlalu banyak potensi yang bisa dikelola bersama. Komoditas sayur mayurnya luar biasa. Kalau dikelola koperasi, akan membawa efek yang besar, sehingga produk pertanian menjadi unggulan selain pariwisata. Itulah mengapa saya menyebutnya KDMP Tengger, karena punya ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain,” terangnya.

Meski begitu, Taufik menilai hal yang utama saat ini adalah memantapkan kepengurusan serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran koperasi. Hal itu membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa.

“Sekarang bagaimana memantapkan pengurusnya dulu dan masyarakatnya. Secara bertahap nanti, melalui bantuan pihak kecamatan dan desa, kita akan gencarkan sosialisasi tentang peran KDMP. Khusus untuk wilayah Tengger, percepatan sangat diperlukan karena potensi yang ada memang sangat besar,” pungkasnya. (put/zid)