Kraksaan, Lensaupdate.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Kraksaan bersama Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Korwil Dikdaya) serta lembaga madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Gebyar Kemerdekaan, Sabtu (23/8/2025).
Kegiatan yang mengambil start di kawasan Hutan Kota Kraksaan (Hutaka) dan finish di GOR Sasana Krida Kraksaan ini menjadi rangkaian semarak peringatan HUT ke-80 RI Kecamatan Kraksaan.
Lomba Gebyar Kemerdekaan ini dihadiri oleh Camat Kraksaan Puja Kurniawan didampingi Forkopimka Kraksaan, Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Kraksaan Sofiah Hastuti, Ketua PGRI Cabang Kecamatan Kraksaan Sholehuddin, Pengawas dan Kepala Sekolah jenjang TK, SD, SMP dan SMA serta kepala madrasah di wilayah Kecamatan Kraksaan.
Kegiatan ini diikuti oleh 166 peserta terdiri dari peserta didik jenjang TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang ada di wilayah Kecamatan Kraksaan. Mereka menampilkan kekompakan, kebersamaan dan disiplin dihadapan dewan juri mulai dari start hingga finish.
Ketua PGRI Cabang Kecamatan Kraksaan holehuddin, menyampaikan melalui pelaksanaan lomba Gebyar Kemerdekaan ini diharapkan peserta didik dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini.
“Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia terkait penguatan karakter peserta didik melalui delapan dimensi pendidikan,” katanya.
Sholehuddin menerangkan delapan dimensi pendidikan ini merupakan kerangka pendidikan yang bertujuan membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, berpikir kritis, kreatif, mampu bekerja sama serta memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara.
“Nilai-nilai tersebut sangat relevan dan penting untuk dibangun dalam diri siswa di era perkembangan global saat ini. Kerangka ini mencakup dimensi keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan dan komunikasi,” jelasnya.
Selain itu jelas Sholehuddin, melalui lomba ini peserta juga didorong untuk membiasakan diri dengan tujuh kebiasaan baik yang termasuk dalam gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. “Kebiasaan-kebiasaan ini menjadi fondasi dalam membentuk karakter anak Indonesia yang sehat secara fisik, mental dan spiritual,” tegasnya.
Sementara Camat Kraksaan Puja Kurniawan mengaku bersyukur karena pelaksanaan kegiatan lomba gebyar kemerdekaan antar pelajar putra-putri di Kecamatan Kraksaan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (HBN) Kecamatan Kraksaan tahun 2025, yang diikuti oleh siswa-siswi tingkat SD/MI dan SMP/MTs, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, dewan guru, pelatih dan kepala sekolah yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Harapannya, gerak jalan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan seremonial, namun juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi para pelajar, khususnya dalam menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan serta kedisiplinan,” katanya.
Menurut Puja, disiplin menjadi poin penting dalam lomba ini, karena para peserta dituntut memiliki tanggung jawab, baik sebagai komandan maupun sebagai anggota regu, sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan perlombaan. Nilai-nilai tanggung jawab ini bukan hanya bersifat individu, melainkan juga menyatu dalam kerja sama tim yang solid, terutama dalam memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri.
“Kami menyampaikan selamat kepada para pemenang lomba. Penampilan peserta dinilai mulai dari titik start, kekompakan saat berada dalam barisan hingga tampilan saat mencapai garis finish. Bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati, masih ada kesempatan untuk berpartisipasi pada tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih matang,” terangnya.
Di momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Puja mengajak untuk terus meningkatkan semangat nasionalisme dan rasa syukur. “Kita patut bersyukur karena dapat menikmati kemerdekaan tanpa harus mengalami perjuangan fisik seperti para pendahulu kita. Mari kita terus menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kegiatan serta bersama-sama membangun Kecamatan Kraksaan menjadi lebih baik dan lebih SAE ke depannya,” pungkasnya. (nab/zid)
