Kotaanyar, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) serta Pemerintah Kecamatan Kotaanyar, bantuan kebencanaan disalurkan kepada warga yang rumahnya ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (19 Agustus 2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Kotaanyar Kecamatan Kotaanyar. Rumah milik Doni Wageyono, warga Dusun Koloran RT 17 RW 05, ambruk setelah hujan lebat melanda kawasan tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, bantuan darurat disalurkan ke lokasi kejadian pada Rabu (20/8/2025). Bantuan yang diberikan berupa satu dus perlengkapan makanan, satu dus peralatan masak, satu buah selimut, satu box family kit, satu dus makanan siap saji, satu dus lauk pauk, satu box hygiene kit, satu dus makanan tambahan gizi, satu box perlengkapan kebersihan, satu dus biskuit dan dua lembar matras.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengungkapkan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari instruksi langsung Bupati Probolinggo. Tujuannya adalah untuk meringankan beban korban bencana dan memastikan adanya dukungan cepat dari pemerintah daerah.
"Bantuan ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap, dengan adanya bantuan ini, beban yang dirasakan oleh korban bisa sedikit berkurang," ujarnya.
Oemar juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada menghadapi musim pancaroba. Cuaca yang tidak menentu, dengan pagi dan siang yang panas kemudian hujan deras pada sore hingga malam, meningkatkan risiko bencana seperti tanah longsor, banjir dan kerusakan rumah.
“Kenali potensi risiko di lingkungan sekitar, lakukan upaya pencegahan sejak dini dan segera laporkan ke aparat desa atau kecamatan jika ada tanda-tanda bahaya,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat terdampak bencana.
“Setiap laporan bencana yang kami terima langsung kami tanggapi melalui proses asesmen dan penyaluran bantuan. Ini adalah bagian dari layanan darurat kami dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” ungkapnya.
Rachmad berharap dengan kolaborasi lintas instansi, keluarga yang terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. “Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah terhadap ancaman bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu, khususnya saat musim peralihan,” pungkasnya. (ren/zid)
