Inspektorat Kabupaten Probolinggo Gelar Penguatan Komitmen Pembangunan ZI 33 OPD


Dringu, Lensaupdate.com - Inspektorat Daerah Kabupaten Probolinggo memberikan penguatan komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) di ruang PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/8/2025).


Penguatan komitmen pembangunan ZI yang dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi didampingi Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Herman Hidayat ini diberikan kepada 33 OPD yang telah mencanangkan ZI.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber Wakil Direktur RSUD Haji Surabaya bersama tim dengan materi manajemen perubahan, ketatalaksanaan, manajemen SDM, akuntabilitas kinerja, pengawasan 082141880081 serta pelayanan publik.


Dalam kesempatan ini, Kepala Puskesmas Leces dr. Imelda Kusumaningrum juga memberikan testimoni mengenai pengalamannya dalam membangun mindset ZI di kalangan seluruh karyawan mulai dari pimpinan hingga staf pelaksana.


Menurut Imelda, membangun kesadaran akan pentingnya ZI sebagai modal utama untuk meningkatkan pelayanan publik menjadi langkah penting dalam mewujudkan kualitas layanan yang lebih baik. “Hal ini diharapkan bisa memberikan dampak langsung terhadap kepuasan masyarakat atas layanan yang diterima,” ujarnya.


Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat Kabupaten Probolinggo Herman Hidayat menyampaikan pembangunan ZI ini dilakukan sebagai upaya pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan yang lebih prima pada unit kerja di lingkungan  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. 


“Pembangunan ZI diarahkan bagaimana meningkatkan kualitas tata kelola unit kerja sehingga dapat menekan terjadinya gratifikasi dalam pelaksanaan pelayanan publik dan semakin meningkatnya kepuasan publik atas layanan yang diterima,” ujarnya. 


Menurut Herman, sesuai Permen PANRB Nomor 3 tahun 2023 agar birokrasi menjadi lebih cepat dan sederhana dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan bebas dari berbagai macam bentuk penyimpangan. 


“Perubahan yang harus dilakukan dalam pembangunan ZI meliputi mindset dan culturset dalam manajemen, peningkatan transformasi teknologi dalam pelayanan, pengukuran kinerja individu, evaluasi capaian kinerja organisasi, pengendalian internal dalam memitigasi risiko organisasi dan peningkatan inovasi dalam pelayanan publik,” terangnya.


Sementara Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi mengatakan pembangunan ZI sangat strategis karena selaras dengan program prioritas SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing) dalam pembangunan tata kelola yang bersih dan akuntabel pada ajaran OPD.


“Demikian juga fokus dari pembangunan ZI dalam meningkatkan digitalisasi pelayanan sangat mendukung atas pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya. 


Imron mengharapkan semua unit pelayanan perlu membangun ZI sehingga dibutuhkan komitmen yang kuat dari pimpinan OPD. “Kami harapkan unit kerja yang sudah dicanangkan mudah menyusun program kerja dalam pembangunan ZI sehingga di tahun yang akan datang semakin banyak unit kerja yang dianggap layak untuk mendapat wilayah bebas dari korupsi (WBK) dari Kemen PANRB,” pungkasnya. (mel/fas)