Kraksaan, Lensaupdate.com - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, sebanyak 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Probolinggo tengah menjalani pelatihan intensif sejak 30 Juli hingga 14 Agustus 2025 di Alun-Alun Kota Kraksaan.
Latihan Paskibraka tahun ini mendapat perhatian khusus karena menjadi tahun pertama bagi Kepala Daerah baru dalam memimpin upacara kemerdekaan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga jajaran BUMN dan BUMD.
Pelatihan dipandu oleh tim pelatih gabungan yang terdiri dari 3 personel TNI, 2 anggota Polri serta didukung oleh pejabat dan staf dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Probolinggo serta tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro melalui Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Dany Indra Rudianto mengatakan fokus pelatihan tidak hanya sebatas pada teknik baris-berbaris, namun juga pada pembentukan karakter, penguatan fisik dan mental, disiplin, kerja sama tim.hingga pemaknaan mendalam terhadap upacara pengibaran bendera merah putih. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya menciptakan generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis.
“Latihan ini menjadi ajang pembentukan karakter dan kepemimpinan yang kuat. Kami ingin anggota Paskibraka tidak hanya tampil optimal di upacara, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.
Menurut Dany, latihan intensif ini juga menjadi bekal penting bagi para anggota Paskibraka dalam memahami nilai-nilai kebangsaan secara mendalam. “Kedisiplinan, rasa cinta tanah air.dan kemampuan bekerja dalam tim adalah nilai-nilai utama yang kami tanamkan dalam pelatihan ini,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan gladi bersih pada 14 Agustus 2025, disusul dengan prosesi pengukuhan pada 15 Agustus 2025 di Pendopo Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, seluruh anggota akan memasuki masa karantina di Kantor Diklat BKPSDM Kabupaten Probolinggo hingga pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera pusaka pada 17 Agustus 2025.
"Selama dikarantina seluruh anggota Paskibraka mendapatkan materi evaluasi hasil dari gladi, memotivasi kembali serta pembelajaran wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air," terangnya.
Tahun ini jelas Dany, pelaksanaan upacara kemerdekaan juga diharapkan berlangsung lebih khidmat dan tertib, sekaligus menjadi simbol semangat baru di bawah kepemimpinan kepala daerah yang baru dilantik.
“Harapan kami, para anggota Paskibraka ini terus berkembang, baik secara individu maupun sebagai organisasi. Mereka harus mampu menjadi inspirasi, panutan serta contoh nyata generasi muda yang disiplin, cinta tanah air dan mampu memimpin,” pungkasnya. (nab/zid)
