Paiton, Lensaupdate.com - Tim Public Safety Center (PSC) 119 dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani kejadian gawat darurat. Kali ini, mereka melakukan penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Dusun Waduk Desa Jabung Candi Kecamatan Paiton, Selasa (15/7/2025) dini hari sekitar pukul 02.21 WIB.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, tim PSC 119 langsung meluncur ke lokasi kejadian. Setibanya di tempat, mereka memberikan penanganan medis awal kepada korban dan segera melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk penanganan lanjutan. Respons cepat ini menunjukkan kesiapan layanan darurat Kabupaten Probolinggo dalam menangani insiden yang berpotensi mengancam nyawa.
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo mengapresiasi kerja cepat tim PSC 119 dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini saat terjadi situasi gawat darurat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan PSC 119. Respons cepat sangat menentukan dalam menyelamatkan nyawa, terutama di saat-saat kritis pasca kecelakaan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi nomor PSC jika menemui situasi darurat medis,” katanya.
Menurut Hariawan, layanan PSC 119 dapat diakses masyarakat 24 jam sehari melalui nomor WhatsApp atau telepon di 0811-3373-119. Layanan ini ditujukan untuk membantu penanganan medis darurat di lokasi kejadian sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan. Semua bisa ditangani oleh tim medis terlatih dari PSC 119.
“Kehadiran layanan ini menjadi bagian penting dari sistem kegawatdaruratan terpadu yang sedang dikembangkan Dinkes Kabupaten Probolinggo. Selain menyiapkan tim respons cepat, Dinkes juga berupaya memperkuat koordinasi dengan rumah sakit dan puskesmas agar rujukan pasien berjalan efisien,” terangnya.
Dengan kesiapan layanan dan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan angka kematian akibat kegawatdaruratan, termasuk kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan di wilayah Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)
