Rutan Kraksaan Perkuat Pembinaan Rohani, Bimbing Warga Binaan Perdalam Al-Qur’an


Kraksaan, Lensaupdate.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya dengan bimbingan mengaji untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai bekal memperbaiki diri.

Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at (16/10/2026) tersebut memberikan pendampingan kepada warga binaan untuk belajar membaca Al-Qur’an, memperbaiki pelafalan huruf hijaiyah serta memperdalam pemahaman terhadap ayat-ayat suci.

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kraksaan dalam membangun kebiasaan positif selama warga binaan menjalani masa pembinaan. Melalui pendekatan keagamaan, mereka diharapkan dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan ketenangan batin dan membentuk karakter yang lebih baik.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan Trias Widigdo menyampaikan bimbingan mengaji tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan warga binaan dalam membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, pembinaan ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka untuk terus memperbaiki diri,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses perubahan perilaku warga binaan. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki motivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Rutan Kraksaan berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya menekankan kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan penguatan mental, spiritual dan kepribadian. Proses belajar mengaji diharapkan dapat membantu warga binaan membangun kebiasaan baik yang tetap mereka jalankan setelah kembali ke tengah masyarakat,” tegasnya.

Dengan pembinaan rohani yang berkesinambungan, Rutan Kraksaan mendorong warga binaan memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berbenah diri, memperkuat keimanan dan mempersiapkan kehidupan yang lebih positif setelah menyelesaikan masa pidana. (nab/zid)