PP PAUD Kabupaten Probolinggo Tekankan Pentingnya Kedekatan Emosional Ibu dan Anak


Kraksaan, Lensaupdate.com - Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kabupaten Probolinggo mendorong orang tua membangun kedekatan emosional dengan anak melalui pola asuh positif, komunikasi yang hangat serta perhatian terhadap kebutuhan psikologis anak sejak usia dini.

Upaya tersebut menjadi fokus dalam kegiatan parenting bertema “Membangun Kedekatan Ibu dan Anak Sejak Usia Dini” yang berlangsung di ruang pertemuan Tengger, Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (15/10/2026).

Sebanyak 171 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas pengurus DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo, ketua dan pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Probolinggo, serta guru dan paguyuban PAUD.

Ketua PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter dan mendukung perkembangan anak. Karena itu, pendidikan di rumah perlu berjalan selaras dengan pembelajaran yang diberikan lembaga PAUD.

“Pendidikan pada masa awal kehidupan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter, perkembangan kecerdasan, kemampuan sosial dan kematangan emosional anak. Karena itu, diperlukan keselarasan pengasuhan antara lingkungan keluarga dan lembaga PAUD. Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga merupakan tanggung jawab utama keluarga, terutama orang tua,” ujarnya.

Rita Erik menjelaskan, kedekatan emosional antara ibu dan anak tidak terbentuk secara otomatis hanya karena hubungan biologis. Ikatan tersebut perlu dibangun melalui interaksi positif, perhatian tulus, komunikasi yang baik dan kebersamaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, anak usia dini belum selalu mampu menyampaikan perasaan dan kebutuhannya melalui kata-kata. Tangisan, perilaku mudah marah, merajuk hingga keinginan untuk terus ditemani bisa menjadi cara anak mengungkapkan apa yang sedang dirasakan.

Karena itu, orang tua perlu memahami perilaku anak dengan sabar, bukan sekadar memberikan teguran. Anak membutuhkan rasa aman, dukungan saat menghadapi kesulitan, penghargaan atas usaha yang dilakukan serta arahan yang lembut ketika melakukan kesalahan.

Rita Erik menegaskan, membangun hubungan emosional yang kuat tidak harus dilakukan melalui kegiatan mahal. Orang tua dapat memulainya dari kebiasaan sederhana, seperti mendengarkan cerita anak, bermain bersama, membacakan buku, makan bersama atau menemani anak belajar.

“Di tengah kesibukan pekerjaan dan tanggung jawab sehari-hari, marilah kita berusaha menyediakan waktu yang berkualitas bagi anak-anak kita. Bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dengan perhatian dan hati yang tulus,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa kasih sayang perlu diimbangi dengan batasan yang jelas, keteladanan serta penerapan disiplin positif sesuai usia dan tahap perkembangan anak.

Orang tua, lanjutnya, hendaknya tidak membanding-bandingkan anak dengan anak lain. Setiap anak memiliki keunikan, kemampuan, minat dan tahapan perkembangan yang berbeda sehingga membutuhkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Selain kepada orang tua, Rita Erik menyampaikan pesan kepada para guru PAUD agar terus membangun komunikasi yang terbuka dengan keluarga. Kerja sama tersebut diperlukan supaya perkembangan dan kebutuhan anak dapat dipahami secara menyeluruh, baik di rumah maupun di sekolah.

“Kepada orang tua saya mengajak agar terus belajar menjadi pribadi yang lebih sabar, bijaksana dan penuh kasih sayang dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Tidak ada orang tua yang sempurna, tetapi setiap orang tua dapat terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya,” tambahnya.

Sementara Ketua Panitia Lasminingsih menyampaikan bahwa kegiatan parenting tersebut bertujuan memperluas pemahaman orang tua mengenai pentingnya kedekatan emosional dalam pengasuhan anak.

Melalui kegiatan ini, orang tua diharapkan mampu menerapkan pola asuh positif, membangun komunikasi terbuka, serta lebih peka terhadap kebutuhan anak untuk didengarkan, dihargai dan mendapatkan rasa aman.

Lasminingsih juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan memperkuat kemitraan antara orang tua dengan lembaga PAUD agar proses pendidikan dan pengasuhan berjalan selaras.

Melalui kegiatan tersebut, PP PAUD Kabupaten Probolinggo berharap hubungan emosional ibu dan anak semakin kuat, komunikasi keluarga dan sekolah semakin baik, serta tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, mandiri, berkarakter dan berakhlak mulia. (nab/zid)