Banyuanyar, Lensaupdate.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Probolinggo bersama Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kecamatan Banyuanyar memperkuat kapasitas imam dan marbot dalam mengelola serta memakmurkan masjid. Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan pengurus masjid se-Kecamatan Banyuanyar di Masjid Aminah, Desa Blado Wetan, Jum'at (16/10/2026).
Sebanyak 150 peserta yang terdiri atas imam dan marbot dari berbagai desa di Kecamatan Banyuanyar mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan materi mengenai peran, fungsi dan tanggung jawab pengurus dalam menjaga keberlangsungan aktivitas masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Ketua DMI Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan yang turut menjadi narasumber menegaskan pentingnya meningkatkan pemahaman para imam dan marbot agar mampu menjalankan tugas secara optimal.
“Alhamdulillah kami dapat menyelenggarakan kegiatan penguatan peran dan fungsi pengurus takmir dalam memakmurkan masjid. Kegiatan ini kami anggap penting agar para imam dan marbot dapat menjalankan fungsi serta perannya secara optimal dalam merawat dan memakmurkan masjid,” ujarnya.
Menurut Barzan, imam dan marbot memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ibadah sekaligus menjaga kondisi masjid agar tetap bersih, terawat dan nyaman digunakan masyarakat. Karena itu, tanggung jawab tersebut perlu dijalankan dengan kepedulian, kedisiplinan dan komitmen yang berkelanjutan.
Ia berharap pembinaan tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong perubahan positif dalam pelaksanaan tugas para pengurus masjid di lingkungan masing-masing.
“Tentu harapan kami, kegiatan ini membawa dampak positif bagi para peserta, khususnya dalam merawat, menjaga dan memakmurkan masjid. Kami ingin para imam dan marbot semakin memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga keberlangsungan aktivitas keagamaan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Barzan menjelaskan, upaya memakmurkan masjid perlu dilakukan melalui pengelolaan yang baik, mulai dari pemeliharaan sarana dan prasarana hingga pengembangan aktivitas keagamaan. Dengan demikian, masjid tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Pengurus takmir diharapkan dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan ibadah, pembinaan umat serta pelayanan sosial dan keagamaan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“Dengan pengelolaan yang baik dan keterlibatan aktif para pengurus, masjid diharapkan tidak hanya terjaga kebersihannya dan terawat secara fisik, tetapi juga semakin optimal sebagai pusat ibadah, pembinaan umat serta pelayanan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Barzan menjadi narasumber bersama Ketua Takmir Masjid Amanah, Ustadz Mushalli Jannah serta Sekretaris DMI Kabupaten Probolinggo, Ustadz Suharto.
Melalui kolaborasi DMI Kabupaten Probolinggo dan LTMNU Kecamatan Banyuanyar, pembinaan ini diharapkan memperkuat pemahaman para imam, marbot, dan pengurus takmir dalam menjalankan amanah. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan turut mendukung pengelolaan masjid yang lebih baik serta memperkuat peran masjid dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat. (yud/zid)
.jpeg)