Kraksaan, Lensaupdate.com - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo menghimbau calon jemaah haji yang telah lolos verifikasi estimasi masuk alokasi kuota Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi untuk segera mempersiapkan dokumen perjalanan.
Salah satu dokumen yang menjadi perhatian utama adalah paspor. Jemaah yang belum memiliki paspor maupun yang masa berlakunya telah habis, hilang atau mengalami kerusakan diminta segera melakukan pengurusan paspor baru.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari persiapan administrasi keberangkatan jemaah haji. Kelengkapan dokumen sejak awal dinilai penting agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan lancar tanpa terkendala persoalan administrasi.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenhaj Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengatakan jemaah yang telah lolos verifikasi estimasi masuk alokasi kuota harus segera memastikan kondisi dokumen perjalanan masing-masing.
“Jemaah yang sudah lolos verifikasi estimasi masuk alokasi kuota Tahun 1448 H/2027 agar segera memastikan dokumen paspornya. Bagi yang belum memiliki paspor atau paspornya expired, hilang maupun rusak, segera mengurus paspor baru,” ujarnya.
Menurut Ervin, jemaah tidak cukup hanya memastikan memiliki paspor. Masa berlaku dan kondisi fisik dokumen juga harus memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan untuk perjalanan ibadah haji.
Berdasarkan informasi dari Kemenhaj Kabupaten Probolinggo, masa berlaku paspor bagi jemaah haji Tahun 1448 H/2027 M perlu diperhatikan hingga 6 November 2027.
“Jemaah haji kami minta untuk memastikan paspor dalam kondisi baik dan memenuhi ketentuan masa berlaku yang dipersyaratkan untuk perjalanan ibadah haji,” jelasnya.
Selain persiapan paspor, tahapan administrasi jemaah haji juga telah memasuki proses perekaman biometrik. Perekaman biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio (SVB) bagi jemaah haji sudah dapat dilakukan mulai 13 Agustus 2026.
Ervin menjelaskan, perekaman biometrik menjadi salah satu tahapan penting dalam proses persiapan dokumen perjalanan dan pengurusan visa jemaah haji.
“Perekaman biometrik tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses persiapan dokumen perjalanan dan visa jemaah haji. Jemaah yang telah memenuhi persyaratan diharapkan segera mengikuti tahapan tersebut sesuai petunjuk yang diberikan,” terangnya.
Karena itu, Kemenhaj Kabupaten Probolinggo meminta calon jemaah tidak menunda berbagai persiapan administrasi. Jemaah diharapkan segera memastikan dokumen perjalanan serta mengikuti tahapan yang telah ditetapkan.
“Persiapan sejak dini sangat penting. Kami berharap seluruh jemaah dapat memastikan kelengkapan dokumen dan mengikuti setiap tahapan yang telah ditentukan,” tambahnya.
Persiapan lebih awal diharapkan dapat meminimalkan potensi kendala administrasi ketika jemaah memasuki tahapan berikutnya hingga proses keberangkatan ke Tanah Suci.
Selain kelengkapan dokumen, Kemenhaj Kabupaten Probolinggo juga mengingatkan jemaah untuk mulai mempersiapkan kondisi fisik dan mental. Persiapan tersebut penting mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan kesehatan, fisik, mental serta kemampuan mengikuti seluruh rangkaian ibadah.
“Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk melaksanakan ibadah haji,” pungkasnya. (nab/zid)
Baca Juga :
