Perkuat Diagnosis Malaria, Dinkes Kabupaten Probolinggo Latih 25 ATLM di UPT Latkesmas Murnajati Malang


Malang, Lensaupdate.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo mengirimkan 25 tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) dari puskesmas se-Kabupaten Probolinggo untuk mengikuti pelatihan penyegaran mikroskopis malaria di UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Latkesmas) Murnajati Malang, mulai 30 Maret hingga 9 April 2026.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang laboratorium kesehatan, khususnya dalam mendukung percepatan eliminasi malaria di Indonesia. Kompetensi pemeriksaan mikroskopis dinilai sangat penting untuk memastikan diagnosis malaria dilakukan secara akurat dan tepat waktu.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi teknis, mulai dari pemeliharaan mikroskop, pembuatan dan identifikasi sediaan darah malaria hingga penggunaan Rapid Diagnostic Test (RDT). Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan terkait manajemen laboratorium dan sistem pemantapan mutu guna menjaga standar pelayanan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Nina Kartika menegaskan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

“Pelatihan ini penting untuk memastikan seluruh tenaga ATLM memiliki kompetensi yang terstandar dalam pemeriksaan malaria. Dengan diagnosis yang cepat dan tepat, penanganan pasien bisa lebih optimal,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas tenaga laboratorium merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung target eliminasi malaria secara bertahap.

“Harapannya, seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tempat kerja masing-masing sehingga kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat, khususnya dalam penanganan malaria,” pungkasnya. (put/zid)