Gowes Jadi Simbol Hemat Energi, Wali Kota Probolinggo Ajak ASN Kurangi BBM


Probolinggo, Lensaupdate.com - Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mulai membiasakan penghematan energi di tengah potensi dampak krisis geopolitik global terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan gowes bersama yang digelar Minggu (5/4/2026) pagi. Kegiatan dimulai dari rumah dinas Wali Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman dan menempuh rute sekitar 10 kilometer. Selain menjadi ajang olahraga, gowes ini juga menjadi simbol gerakan efisiensi energi yang mulai digencarkan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekda Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, jajaran perangkat daerah hingga komunitas gowes.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan langkah ini merupakan bagian awal sebelum penerapan kebijakan efisiensi energi secara lebih luas di kalangan ASN.

“Kita mulai pembiasaan dari sekarang. Mudah-mudahan semangat efisiensi BBM ini bisa berjalan dan membantu mengantisipasi potensi kelangkaan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, ASN di lingkungan Pemkot Probolinggo akan didorong menggunakan sepeda atau kendaraan listrik ke tempat kerja, khususnya setiap hari Selasa dan Kamis.

Kebijakan ini juga didukung dengan penyediaan fasilitas transportasi berupa armada elf milik pemerintah kota bagi ASN yang belum memiliki sarana.

Langkah tersebut merupakan implementasi dari Surat Edaran Wali Kota Probolinggo Nomor 100.3.4.3/189/425.001/2026 tentang Antisipasi Dampak Geopolitik Global terhadap Pasokan BBM. Dalam edaran itu, masyarakat diimbau tetap tenang serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan semu.

Selain itu, masyarakat juga diajak menghemat energi dengan menggunakan kendaraan secara bijak, mengurangi perjalanan tidak mendesak serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima agar konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Penggunaan transportasi alternatif seperti angkutan umum, bersepeda, berjalan kaki hingga carpooling juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengurangi ketergantungan terhadap BBM. Bahkan, masyarakat didorong mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan berbasis energi listrik.

Salah satu peserta gowes, Kepala Dispopar Kota Probolinggo M. Abas menyambut positif gerakan ini. Menurutnya, selain menyehatkan, bersepeda juga menjadi langkah nyata dalam mendukung efisiensi energi.

“Kegiatan ini bisa menjadi contoh gaya hidup sehat sekaligus efisien bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui gerakan sederhana seperti gowes, Pemerintah Kota Probolinggo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi dapat terus meningkat, sekaligus menjadi langkah antisipatif menghadapi dinamika global yang tidak menentu. (mel/fas)