Probolinggo, Lensaupdate.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo menggelar seminar kesehatan sekaligus pelatihan keterampilan kreatif bagi anggotanya di ruang pertemuan DKUPP Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota DWP DKUPP. Selain seminar dan pelatihan, acara juga dirangkai dengan halal bihalal dalam suasana Idulfitri serta pemberian tali asih kepada anggota yang telah purna tugas maupun yang mutasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP DKUPP Kabupaten Probolinggo Bekti Dinarwati Sugeng Wiyanto bersama narasumber dari Yayasan Garuda Nusa Bakti Indonesia yang memberikan materi terkait kesehatan serta pengembangan keterampilan kreatif. Turut hadir pula pengurus DWP dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo.
Ketua DWP DKUPP Kabupaten Probolinggo Bekti Dinarwati Sugeng Wiyanto menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi.
“Selain sebagai ajang halal bihalal, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan antar anggota, sekaligus meningkatkan kapasitas dan keterampilan,” ujarnya.
Menurut Bekti, peningkatan kualitas anggota menjadi fokus utama program kerja DWP DKUPP Kabupaten Probolinggo pada tahun 2026. Berbagai kegiatan edukatif dan pelatihan akan terus dikembangkan guna mendukung peran perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
“Melalui pelatihan pembuatan bunga dari kawat buku, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga peluang usaha yang memiliki nilai ekonomis,” jelasnya.
Selain itu, seminar kesehatan yang diberikan diharapkan mampu menambah wawasan anggota terkait pola hidup sehat serta pencegahan penyakit, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas kebersamaan, memperluas wawasan serta memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para anggota aktif mengikuti sesi pelatihan maupun diskusi bersama narasumber, menunjukkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah yang efektif untuk pembelajaran sekaligus memperkuat solidaritas organisasi. (mel/fas)
