Kotaanyar, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bergerak cepat menangani dampak bencana dengan mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah timur. Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran, Rabu (1/4/2026).
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik terdampak mulai Kecamatan Kraksaan, Besuk hingga Kotaanyar. Di tengah proses pemulihan, Bupati Haris meminta masyarakat tetap bersabar karena perbaikan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga ketahanan jangka panjang.
“Perbaikan tidak boleh asal cepat, tetapi harus tepat. Kita ingin infrastruktur yang dibangun ini lebih kuat dan tidak mudah rusak ketika terjadi bencana serupa,” ujarnya.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah jalan amblas penghubung Desa Talkandang, Glagah dan Desa Sumbercenteng serta pembangunan jembatan di Dusun Poreng Desa Sidomulyo Kecamatan Kotaanyar. Pada lokasi ini, dilakukan perubahan desain agar lebih adaptif terhadap kondisi alam.
“Konsep jembatan kita ubah menjadi lebih tinggi agar tidak mudah terdampak arus deras. Memang butuh waktu, tetapi pengerjaan terus berjalan, termasuk jembatan darurat yang kami maksimalkan,” jelasnya.
Selain perbaikan fisik, Pemkab juga mulai mengevaluasi faktor penyebab bencana. Salah satunya terkait alih fungsi lahan yang dinilai memperparah dampak banjir. Berdasarkan koordinasi dengan Perhutani, sekitar 40 persen lahan perlu direboisasi.
“Ini menjadi evaluasi bersama. Kita tidak hanya memperbaiki, tetapi juga mencegah agar ke depan dampak bencana bisa diminimalisir,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra menjelaskan proses perbaikan jalan penghubung tiga desa di Sumbercenteng telah dimulai, meski masih terkendala teknis.
“Box culvert masih dalam proses pengeringan di pabrik. Setelah itu akan dikirim dan dipasang menggunakan alat berat,” ujarnya.
Untuk pembangunan jembatan di Dusun Poreng, pihaknya menggunakan desain baja komposit dengan penguatan struktur di sisi kanan dan kiri menggunakan bronjong.
“Begitu abutment selesai, jembatan langsung dipasang. Kami targetkan jika tidak ada kendala, akhir Mei seluruh pengerjaan dapat diselesaikan,” tambahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Haris turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief dan jajaran OPD terkait. Pemerintah daerah memastikan seluruh proses pemulihan terus dipercepat dengan tetap mengedepankan kualitas dan ketahanan infrastruktur jangka panjang. (ren/zid)
