Paiton, Lensaupdate.com - Delapan UPT Puskesmas di wilayah timur Kabupaten Probolinggo menerima laporan audit independen atas laporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Akuntan Publik Achsin Handoko Tomo, Senin (30/3/2026). Penyerahan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan layanan kesehatan tingkat pertama.
Delapan puskesmas tersebut meliputi UPT Puskesmas Paiton, Jabung Sisir, Kraksaan, Besuk, Pakuniran, Bago, Glagah dan Kotaanyar. Audit dilakukan secara independen dengan mengacu pada standar yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia serta Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).
Berdasarkan hasil audit, laporan keuangan BLUD per 31 Desember 2025 dinyatakan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual (PSAP 13).
Kepala UPT Puskesmas Paiton Duwi Purwadji menyampaikan apresiasi atas hasil audit tersebut. Capaian ini menjadi bukti komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional dan transparan.
“Alhamdulillah, hasil audit independen ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan BLUD telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, audit eksternal yang dilakukan secara rutin setiap tahun tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga sarana evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan keuangan.
“Melalui audit ini, kami bisa melakukan evaluasi secara komprehensif, mulai dari pendapatan, belanja, aset hingga pengelolaan obat dan alat kesehatan. Hasilnya akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut Duwi Purwadji menegaskan hasil audit ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan integritas dalam pengelolaan anggaran.
“Ke depan, kami berkomitmen memperkuat tata kelola BLUD yang efektif, efisien dan akuntabel, sehingga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya. (ren/zid)
