Kraksaan, Lensaupdate.com - Di tengah kemeriahan Probolinggo SAE Run Highway 2026, Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menunjukkan keteladanan dengan memungut sampah yang berserakan di sepanjang Tol Prosiwangi, Minggu (8/2/2026).
Aksi tersebut langsung direspons oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto yang turut serta membersihkan sampah mulai dari area panggung utama hingga garis start dan finish kegiatan lari berskala besar tersebut.
Kegiatan bersih-bersih ini juga didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Melihat adanya gerakan spontan dari jajaran pimpinan daerah tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo segera menerjunkan personel dengan mengerahkan dua unit mobil pengangkut sampah. Sampah yang dikumpulkan didominasi oleh botol bekas air mineral, kulit pisang serta brosur properti.
Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menegaskan kesuksesan sebuah acara tidak hanya diukur dari kemeriahan dan tingginya partisipasi masyarakat, tetapi juga dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Ini kan aksi serentak atau spontanitas. Saya tadi sempat melihat sampah-sampah. Nah, acara boleh sukses, tapi jangan lupa sampah dibuang pada tempatnya,” ujarnya.
Menurut Ning Marisa, persoalan sampah seharusnya sudah menjadi perhatian sejak tahap perencanaan kegiatan. Pasalnya, sebagian besar timbunan sampah berasal dari aktivitas acara yang tidak diimbangi dengan pengelolaan kebersihan yang optimal.
“Menindaklanjuti kegiatan seperti ini, himbauan ke depannya harus lebih ditekankan. Karena sampah ini sekitar 70 persen berasal dari akumulasi acara,” jelasnya.
Ning Marisa mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan, terutama apabila menginginkan event-event besar seperti Probolinggo SAE Run Highway dapat terus diselenggarakan secara rutin.
“Ayo buat masyarakat Kabupaten Probolinggo, kalau ingin dibuatkan event semeriah ini setiap bulan atau setiap tahun, jangan lupa sampah dan kebersihannya dijaga,” tegasnya.
Lebih lanjut Ning Marisa mengingatkan persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan semata, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.
“Ini bukan hanya soal bersih atau tidak, tapi kalau sampai menimbulkan bencana, semua akan terdampak. Jadi ini kunci dari sebuah kegiatan,” pungkasnya. (nab/zid)