Pemkab Probolinggo Jadi Rujukan Pengelolaan Aset Daerah bagi DPRD Kabupaten Bondowoso


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso untuk berbagi pengalaman dan referensi terkait pengelolaan serta optimalisasi aset daerah, Selasa (10/2/2026).

Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso yang berjumlah 15 orang dan dipimpin oleh Tohari tersebut diterima oleh Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo Hellen Ari Hermawan di ruang pertemuan Jabung III Kantor Bupati Probolinggo.

Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar informasi dan pengalaman mengenai strategi optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) guna mendukung peningkatan kinerja pemerintahan serta pendapatan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPPKAD Kabupaten Probolinggo Hellen Ari Hermawan memaparkan kebijakan dan praktik pengelolaan aset daerah yang diterapkan di Kabupaten Probolinggo, khususnya terkait mekanisme pemanfaatan aset yang tidak digunakan secara langsung untuk menunjang tugas dan fungsi perangkat daerah.

“Pengelolaan Barang Milik Daerah harus dilakukan secara tertib administrasi, transparan dan akuntabel. Aset yang tidak digunakan secara langsung oleh perangkat daerah dapat dimanfaatkan melalui skema sewa atau kerja sama pemanfaatan, tentu dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi pemanfaatan aset daerah tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memastikan aset pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara Ketua Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso Tohari menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemkab Probolinggo dalam berbagi informasi dan pengalaman terkait pengelolaan aset daerah.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah membuka ruang diskusi dan berbagi praktik pengelolaan aset daerah. Banyak hal yang kami dapatkan sebagai referensi untuk diterapkan di Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan sharing informasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antar pemerintah daerah, khususnya dalam upaya optimalisasi aset daerah agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

“Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempererat kerja sama antar daerah serta mendorong terwujudnya pengelolaan aset daerah yang lebih efektif, efisien dan berkelanjutan,” pungkasnya. (nab/zid)