598 Santri Diwisuda, PC JQHNU Kota Kraksaan Teguhkan Gerakan Qur’ani hingga Tingkat Ranting


Kraksaan, Lensaupdate.com - Komitmen membumikan Al-Qur’an di Kabupaten Probolinggo kembali ditegaskan melalui Wisuda Akbar Ke-III Metode Tartila dan Tahfizh yang digelar Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kota Kraksaan, Sabtu (7/2/2026) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) JQHNU se-Cabang Kota Kraksaan ini diikuti 598 santri dari 40 lembaga pendidikan Al-Qur’an. Para santri merupakan peserta yang dinyatakan lulus tashih akhir pada periode Rabiul Awal dan Rajab 1447 Hijriyah, baik pada program Tahsin (bin nadhor) metode Tartila maupun Tahfizh (bil hifzhi).

Wisuda akbar ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto selaku Ketua LPTQ Kabupaten Probolinggo, unsur Forkopimda, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini, Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan, Ketua PW JQHNU Jawa Timur KH. Ahmad Ahid Sufiyaji serta Ketua PC JQHNU Kota Kraksaan Habib Anis bin Hamid Al Habsyi.

Rangkaian acara diawali dengan khotmil Qur’an, doa khotmil Qur’an, uji publik klasikal ghorib dan tajwid, serta pengukuhan wisudawan dan wisudawati secara simbolis. Panitia juga memberikan penghargaan kepada santri terbaik hasil tashih akhir.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PAC JQHNU se-Cabang Kota Kraksaan yang dilakukan langsung oleh Ketua PW JQHNU Jawa Timur KH. Ahmad Ahid Sufiyaji, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan apresiasi atas peran JQHNU dalam membina generasi Qur’ani. Menurutnya, wisuda ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal dari amanah besar para santri di tengah masyarakat.

“Wisuda ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal tanggung jawab untuk menjaga, mengamalkan dan menyiarkan Al-Qur’an. Harapannya, Al-Qur’an selalu menjadi sahabat dalam setiap langkah kehidupan para santri,” ujarnya.

Kepada pengurus PAC JQHNU yang baru dilantik, Sekda Ugas menegaskan bahwa pelantikan merupakan komitmen moral dan spiritual dalam mengabdi serta membina generasi Qur’ani yang berkarakter.

“LPTQ memandang JQHNU sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ketua PC JQHNU Kota Kraksaan Habib Anis bin Hamid Al Habsyi berharap para santri yang diwisuda mampu menjadi hafidz dan hafidzah yang istiqamah serta membawa keberkahan bagi umat.

“Mudah-mudahan menjadi generasi penghafal Al-Qur’an yang istiqamah dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Habib Anis juga menekankan besarnya amanah kepengurusan JQHNU di semua tingkatan. Ia menyebut PC JQHNU Kota Kraksaan telah berhasil membentuk kepengurusan hingga tingkat ranting, yang menjadi langkah awal secara nasional.

“Keberadaan PAC dan ranting JQHNU sangat strategis dalam membimbing masyarakat desa, khususnya pembelajaran Al-Qur’an di mushala dan TPQ,” tambahnya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya keistiqamahan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

“Lebih baik hafal sedikit tetapi terjaga dengan murajaah, daripada banyak tetapi tidak istiqamah. Perlu ada kegiatan lanjutan pasca kelulusan agar para hafidz tetap dekat dengan Al-Qur’an,” pesannya.

Wisuda akbar dan pelantikan PAC JQHNU ini diharapkan semakin memperkuat gerakan syiar Al-Qur’an serta pembinaan generasi Qur’ani yang berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)