Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Matangkan Persiapan Tahun Ajaran Baru


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Agus Salim Disdikdaya Kabupaten Probolinggo pada Senin (7/7/2025) ini dibuka oleh Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Disdikdaya, para Kepala Bidang, Koordinator Wilayah Bidang Dikdaya Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo serta Pengawas Sekolah. Fokus utama kegiatan ini adalah menyelaraskan kebijakan pendidikan, memperkuat akurasi pendataan serta memastikan kesiapan teknis dan administratif seluruh sekolah.

Rakor ini juga membahas sejumlah isu strategis seperti evaluasi pagu rombongan belajar, perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) hingga sinkronisasi data sarana dan prasarana sekolah dengan kondisi di lapangan.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan pentingnya validitas data pendidikan untuk mendukung kebijakan yang berbasis fakta. Data yang akurat akan berdampak langsung pada pemerataan program pendidikan, distribusi bantuan serta tata kelola kelembagaan.

“Ketertiban dan keakuratan data adalah kunci dalam penyelenggaraan pendidikan yang akuntabel. Jika data kita tertib dan valid, maka proses perencanaan hingga pelaksanaan program pendidikan akan berjalan dengan baik,” katanya.

Joko menegaskan ketidaksesuaian data dapat menghambat akses terhadap berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah serta berpengaruh terhadap akreditasi sekolah dan penyaluran bantuan pendidikan.

“Data yang tidak sesuai akan menjadi kendala dalam banyak hal, mulai dari akreditasi hingga distribusi bantuan. Oleh karena itu, kami minta seluruh jajaran pendidikan di Kabupaten Probolinggo untuk benar-benar cermat dalam pendataan,” jelasnya.

Selain soal pendataan, rapat ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan program prioritas pendidikan, seperti International Class Program (ICP), pembinaan karakter peserta didik, perluasan penerima manfaat BOS Kinerja dan pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.

Joko menyebut seluruh upaya tersebut bertujuan menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap sekolah di Kabupaten Probolinggo siap menghadapi tantangan zaman. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, aman serta mampu membentuk karakter anak didik yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. (nab/zid)