Dinsos Kabupaten Probolinggo Sigap Tangani ODGJ Mengamuk di Desa Jabung Sisir


Paiton, Lensaupdate.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo melalui Tim Tanggap Peduli Perlindungan Kesejahteraan Sosial (T2P2KS) bergerak cepat menangani kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk di Dusun Jabung Sisir Desa Jabung Sisir Kecamatan Paiton, Selasa (15/7/2025).

Kejadian tersebut meresahkan warga sekitar hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Menanggapi laporan itu, Tim T2P2KS segera berkoordinasi dengan lintas sektor, di antaranya Pendamping TKSK Paiton, tenaga kesehatan jiwa dari Puskesmas, Koramil dan Polsek Paiton, Satpol PP serta aparat Kecamatan Paiton.

Tim gabungan melakukan pendekatan persuasif agar ODGJ dapat ditenangkan tanpa kekerasan. Proses ini berlangsung lancar berkat komunikasi yang baik antar instansi dan masyarakat setempat.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, ODGJ tersebut dibawa ke Kantor Kecamatan Paiton untuk dilakukan pemindaian biometrik. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa ODGJ tersebut merupakan warga Kota Batu Jawa Timur. 

Untuk penanganan lanjutan, yang bersangkutan kemudian dirujuk ke Shelter BAHAGIA, tempat rehabilitasi sementara milik Dinsos Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, Dinsos Kabupaten Probolinggo segera melakukan koordinasi dengan Dinsos Kota Batu untuk proses pemulangan ke daerah asal dan pemantauan lanjutan. Saat ini ODGJ tersebut sudah diserahkan kepada pihak Dinsos Kota Batu.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto memberikan apresiasi terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kasus ini. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan respons cepat dari seluruh pihak dalam penanganan ODGJ di Desa Jabung Sisir. Ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor mampu menciptakan penanganan sosial yang manusiawi dan efektif,” ujarnya.

Menurut Rachmad, kasus gangguan jiwa di masyarakat perlu ditangani secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga sosial, keamanan dan kemanusiaan. “Kami ingin mengingatkan bahwa ODGJ juga merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak atas perlindungan dan pemulihan. Penting bagi kita untuk terus memperkuat kerja sama dengan lintas sektor agar tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dalam menangani situasi darurat sosial seperti ini,” imbuhnya.

Rachmad mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemui kasus serupa, sehingga pemerintah dapat segera bertindak. “Kami akan terus mengembangkan pendekatan terpadu demi menciptakan lingkungan sosial yang aman dan berkeadilan bagi semua kalangan,” pungkasnya. (mel/fas)