Dinkes Kabupaten Probolinggo Lakukan Fogging Dukung Perkemahan Wirakarya 2025


Krucil, Lensaupdate.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melakukan kegiatan fogging atau pengasapan nyamuk di kawasan Bumi Perkemahan Krucil sebagai bagian dari langkah preventif menjelang pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Cabang Probolinggo tahun 2025.


Kegiatan perkemahan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (18-20/7/2025) ini akan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai gugus depan (gudep) di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. 


Dengan lokasi perkemahan yang terbuka dan jumlah peserta yang cukup besar, potensi penularan penyakit akibat gigitan nyamuk, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian serius.


Untuk itu, Dinkes turun langsung melakukan pengasapan guna meminimalisir risiko penyebaran penyakit yang dibawa oleh vektor nyamuk Aedes aegypti. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan kegiatan kepanduan berskala cabang tersebut.


Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Nina Kartika mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya para peserta kegiatan di luar ruangan.


“Kami melakukan fogging sebagai langkah pencegahan penyakit menular seperti DBD, terlebih karena lokasi perkemahan berada di alam terbuka dan melibatkan banyak peserta. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan,” katanya.


Lebih lanjut Nina menekankan bahwa kegiatan fogging tidak hanya ditujukan untuk membasmi nyamuk dewasa, tetapi juga sebagai edukasi agar peserta memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


“Kami berharap kegiatan ini bisa menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang pentingnya lingkungan bersih dan upaya pencegahan penyakit menular. Mereka adalah calon pemimpin masa depan dan edukasi semacam ini sangat penting sejak dini," tambahnya.


Menurut Nina, pihaknya juga melakukan edukasi langsung kepada panitia dan peserta terkait upaya-upaya preventif seperti pentingnya memakai lotion anti nyamuk, mengenakan pakaian tertutup dan menjaga kebersihan tenda dan area perkemahan.


Selain fogging, dilakukan pula pengecekan potensi tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk seperti genangan air di sekitar lokasi. Para peserta dan panitia dilibatkan dalam kerja bakti membersihkan area perkemahan sebelum kegiatan dimulai.


“Dengan adanya kegiatan fogging dan edukasi kesehatan lingkungan ini diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan perkemahan dengan aman, sehat dan penuh semangat,” pungkasnya. (ren/zid)