Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan korupsi melalui kegiatan deklarasi anti korupsi yang dilaksanakan di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Abul Chair dan anggota TP2D Kabupaten Probolinggo Prof. Fadli.
Deklarasi ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Probolinggo dalam mencegah tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Wabup Fahmi didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Abul Chair dan anggota TP2D Kabupaten Probolinggo Prof Fadli memimpin pembacaan deklarasi anti korupsi dan diikuti oleh semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat bersama perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Usai pembacaan deklarasi anti korupsi dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas disaksikan oleh Wabup Fahmi, TP2D Kabupaten Probolinggo dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Abul Chair.
Penandatanganan pakta integritas dari Kepala OPD secara simbolis dilakukan oleh Kepala BKPSDM Heri Sulistyanto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Hariawan Dwi Tamtomo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Hengki Cahjo Saputra, Kepala Dinas Perikanan Achmad Aruman dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Ulfiningtyas.
Sementara dari unsur Camat, penandatanganan pakta intergitas secara simbolis dilakukan oleh Camat Dringu Indah Rohani, Camat Banyuanyar Hudan Kurniawan, Camat Sukapura Saiful Hidayat, Camat Bantaran Junaedi dan Camat Tegalsiwalan Hariyanto.
Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membawa dampak positif dalam mengurangi risiko korupsi di lingkungan Pemkab Probolinggo.
“Kami berharap kegiatan ini akan memicu penerapan sistem preventif yang lebih baik dalam mencegah korupsi, sehingga pelayanan kepada masyarakat, percepatan pembangunan dan program-program pemerintah dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut Wabup Fahmi menekankan pentingnya membangun lingkungan yang bersih dari KKN. Langkah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pihak yang memiliki kepentingan dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Probolinggo. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan korupsi demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” jelasnya.
Dengan tindakan preventif ini, Wabup Fahmi berharap Pemkab Probolinggo dapat menjadi lebih baik lagi serta menghadirkan perubahan yang positif bagi masyarakat. “Kami akan terus berusaha untuk memastikan bahwa setiap tindakan yang kami lakukan adalah untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan langkah-langkah preventif seperti ini, diharapkan Kabupaten Probolinggo akan semakin maju dan berkembang sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. (nab/zid)