Bupati Haris Perkuat Sinergi Forkopimda, Antisipasi Maraknya Aksi Begal


Pajarakan, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna merespons meningkatnya keresahan masyarakat terkait aksi begal dan praktik penagihan oleh debt collector, Jum'at (10/4/2026).

Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahim ke Polres Probolinggo yang disambut langsung Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif. Dalam pertemuan itu, Bupati Haris menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat sekaligus membahas strategi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Selanjutnya, Bupati Haris didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Hari Kriswanto melanjutkan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo dan bertemu Kepala Kejari Mohammad Anggidigdo.

Bupati Haris menjelaskan, selain sebagai ajang silaturahmi pasca Idul Fitri, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas kondisi keamanan daerah yang menjadi perhatian bersama.

“Forkopimda memiliki komitmen yang sama untuk menjaga Kabupaten Probolinggo tetap aman dan kondusif. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Probolinggo akan menambah Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik rawan. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas, khususnya di wilayah dengan minim pencahayaan.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Keamanan masyarakat menjadi prioritas utama, termasuk dalam menangani aksi begal maupun persoalan debt collector,” tegasnya.

Sementara Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan pihaknya telah melakukan penegakan hukum terhadap sejumlah kasus yang terjadi. Beberapa pelaku telah diamankan dan proses pengembangan masih terus berjalan.

“Penanganan masih berlangsung dan akan terus dikembangkan. Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Kejari Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam merespons potensi peningkatan kriminalitas. Ia bahkan membuka peluang pemberian tuntutan lebih berat kepada pelaku kejahatan sebagai efek jera.

“Jika tren kejahatan meningkat, maka tuntutan bisa dipertimbangkan lebih tinggi agar memberikan efek jera bagi pelaku,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran bersama unsur Forkopimda di tengah masyarakat akan meningkatkan rasa aman sekaligus kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Melalui penguatan koordinasi ini, diharapkan berbagai persoalan keamanan di Kabupaten Probolinggo dapat ditangani secara optimal, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib dan kondusif bagi masyarakat. (nab/zid)