KKP RI Tinjau Pengolahan Kolagen Ikan, Diskan Kabupaten Probolinggo Pastikan Bantuan Tepat Guna


Pakuniran, Lensaupdate.com – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo mendampingi Direktur Pengolahan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Tri Aris Wibowo saat melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Srikandi Desa Bimo Kecamatan Pakuniran, Minggu (18/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung pemanfaatan bantuan peralatan pengolahan hasil perikanan yang disalurkan KKP RI pada akhir tahun 2025. Bantuan tersebut berupa fish drying, alat pengering menyerupai oven yang digunakan untuk memproses sisik ikan guna menghasilkan bubuk kolagen.

Dengan dukungan alat tersebut, Poklahsar Srikandi mampu meningkatkan kapasitas produksinya. Selama ini, kelompok binaan Diskan Kabupaten Probolinggo tersebut memanfaatkan limbah sisik ikan menjadi produk kolagen yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta manfaat bagi kesehatan sendi dan kecantikan.

Direktur Pengolahan PDSPKP KKP RI Tri Aris Wibowo menyampaikan bantuan peralatan tersebut diharapkan mampu mendorong penguatan usaha kelompok secara berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya pemanfaatan alat secara optimal agar benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi anggota kelompok dan masyarakat sekitar, khususnya dalam pemberdayaan perempuan serta peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Tri Aris Wibowo menilai produk kolagen berbahan baku sisik ikan memiliki peluang pasar yang cukup besar apabila dikelola dengan manajemen usaha yang baik dan didukung kualitas produk yang konsisten. Oleh karena itu, ia mendorong Poklahsar Srikandi untuk terus meningkatkan standar produksi dan memperluas jaringan pemasaran.

“Potensi usaha kolagen ini sangat menjanjikan. Jika dikembangkan secara profesional, bukan tidak mungkin bisa tumbuh menjadi usaha berskala lebih besar dan berkontribusi pada peningkatan daya saing produk perikanan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman menyampaikan apresiasi kepada KKP RI, khususnya Direktorat Pengolahan PDSPKP, atas dukungan dan perhatian terhadap kelompok pengolah hasil perikanan di Kabupaten Probolinggo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas hibah peralatan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat membantu Poklahsar Srikandi dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas produksi kolagen,” ungkapnya.

Aruman berharap dukungan peralatan tersebut dapat mendorong Poklahsar Srikandi tumbuh menjadi unit usaha yang mandiri dan berkelanjutan. Selain meningkatkan nilai tambah produk perikanan, keberadaan kelompok ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap Poklahsar Srikandi bisa menjadi role model usaha pengolahan hasil perikanan yang berhasil, baik dari sisi inovasi produk, penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir,” jelasnya.

Diskan Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan agar mampu memanfaatkan potensi daerah secara optimal, mengolah limbah perikanan bernilai tambah serta memperkuat ekonomi lokal berbasis perikanan.

Kunjungan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat daya saing produk kelautan dan perikanan melalui inovasi pengolahan yang bernilai tinggi dan ramah lingkungan. (ren/zid)