Dongkrak Nilai Jual Produk, Puluhan IKM Makanan dan Catering Dibekali Ketrampilan Dessert Mille Crepes dan Cheese Cuit


Sukapura, Lensaupdate.com - Sebanyak 50 orang pelaku Industri Kecil Menengah Makanan dan Catering dari Kecamatan Sukapura, Lumbang, Tongas, Wonomerto dan Bantaran mengikuti pelatihan diversifikasi olahan makanan (dessert mille crepes dan chesecuit) dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan Hotel Nadia Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura ini dihadiri oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto didampingi Kepala Bidang Perindustrian DKUPP Kabupaten Probolinggo Muhammad Ikbal dan narasumber dari Nuansa Desert Kecamatan Pajarakan.

Kepala Bidang Perindustrian DKUPP Kabupaten Probolinggo Muhammad Ikbal menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kreatifitas dan peningkatan kualitas produk makanan.

“Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi dan memenuhi permasalahan yakni mencari ide masak hidangan manis di rumah dan ide bisnis masakan manis dengan biaya bahan yang terjangkau serta dapat menggunakan produk dan layanan yang telah dipelajari agar dapat memberikan manfaat dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha bisnis atau dagang,” ujarnya. 

Sementara Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo fokus dan serius dalam mengembangkan UMKM di Kabupaten Probolinggo, karena disadari bahwa sektor UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian daerah khususnya dalam ikhtiar pengentasan kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mendorong para pelaku IKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk-produk olahan makanan yang kreatif, menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, kemampuan untuk beradaptasi terhadap tren kuliner modern menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

Menurut Sugeng, mille crepes dan cheese cuit adalah contoh produk yang saat ini digemari oleh masyarakat, terutama kalangan muda. “Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menciptakan variasi produk olahan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki tampilan menarik dan layak dipasarkan secara luas,” harapnya.

Sugeng berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kolaborasi antar pelaku IKM serta membuka peluang usaha baru yang berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah. “Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (put/zid)