60 Kafilah MTQ Kabupaten Probolinggo Dilepas ke MTQ XXXI Jatim di Kabupaten Jember


Kraksaan, Lensaupdate.com - Sebanyak 60 kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Probolinggo secara resmi dilepas ke MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur ke-XXXI di Kabupaten Jember pada 12 hingga 19 September 2025.

Pelepasan ini dilakukan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo pada Kamis (11/9/2025). Mereka terdiri dari 44 orang peserta MTQ, 8 orang pembina, 2 orang official dan 4 orang pendamping anak.

Prosesi pelepasan ini ditandai dengan pemberian uang saku, seragam kafilah dan peralatan lainnya oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris bersama Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H. Samsur, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, jajaran pengurus LPTQ Kabupaten Probolinggo serta para Ketua PAC Jam'iyyatul Qurra' wal Huffadz (JQH) bersama pengurus dan guru-guru TPQ. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan kafilah MTQ Kabupaten Probolinggo ini berjumlah 60 orang  terdiri dari 44 orang peserta, 8 orang pembina, 2 orang official dan 4 orang pendamping anak.

“Sebanyak 44 peserta MTQ ini adalah hasil seleksi tingkat Kabupaten Probolinggo pada 22 Juni 2025 yang diikuti 378 peserta dari seluruh kecamatan dan pesantren di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Untuk mematangkan kemampuan peserta, LPTQ telah menggelar tiga tahap pembinaan private di berbagai pondok pesantren di antaranya Pondok Pesantren Solihin Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, di Wisma Darul Muhibbin Desa Kalirejo Kecamatan Dringu, Pondok Nurul Qur’an Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan, Pondok Pesantren Darul Falah Desa Pajarakan Kulon Kecamatan Pajarakan dan Pondok Pesantren An-Nuriyah Desa Pajarakan Kulon Kecamatan Pajarakan.

“Setelah pelepasan ini seluruh peserta MTQ akan diasramakan di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan. Insya Allah besok pagi hari Jum’at tanggal 12 September 2025 pada pukul 07.00 WIB akan diberangkatkan menuju Kabupaten Jember dengan menggunakan bus milik Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Sementara Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan keikutsertaan dalam MTQ bukan sekedar ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. “Ini bukan hanya tentang sebuah pertandingan atau membaca Al-Qur’an, tapi lebih kepada syiar Islam dan bagaimana kita semua kembali mencintai Al-Qur’an,” katanya.

Bupati Haris menekankan pentingnya membangun ukhuwah Islamiyah di antara para peserta dari berbagai daerah. MTQ adalah kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri, bukan semata-mata mengejar gelar juara.

“Nanti di Jember, adik-adik akan bertemu dengan kafilah dari berbagai daerah. Gunakan kesempatan ini untuk membangun persaudaraan, saling belajar dan mengembangkan bakat. Karena sejatinya, kemenangan sejati bukanlah menjadi juara MTQ, tapi bagaimana kita memahami, menerjemahkan dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Haris mengungkapkan rasa bangga dan haru atas semangat para qori dan qoriah serta para pembina yang telah membina generasi pecinta Al-Qur’an di Kabupaten Probolinggo.

“Saya jujur saja agak merinding melihat yang hadir hari in para kiai dan para pecinta Al-Qur’an. Semoga dari anak-anak kita lahir hafiz dan hafizah yang membawa keberkahan bagi Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Bupati Haris menyinggung momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai waktu yang tepat untuk merenungkan kembali ajaran Rasulullah SAW, termasuk kebiasaan hidup sehat yang patut diteladani.

“Kanjeng Nabi Muhammad SAW mengajarkan banyak hal, termasuk soal kesehatan. Misalnya, beliau makan dan minum sambil duduk, bangun di sepertiga malam hingga cara menjaga kebersihan. Semua itu bukan hanya sunnah, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan kita,” tegasnya.

Tidak lupa Bupati Haris menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pendamping dan seluruh pihak yang terus membumikan Al-Qur’an di Kabupaten Probolinggo. “Terima kasih kepada semua pelatih dan pendamping yang terus menumbuhkan cinta Al-Qur’an. Harapan kami, semakin banyak pecinta Al-Qur’an di Kabupaten Probolinggo, sehingga daerah kita menjadi berkah, maju dan religius. Aamiin ya robbal alamin,” pungkasnya. (nab/zid)